from him 13 desember '13
Jangan Tanya kenapa
Jangan Tanya pula mengapa
Sebab tiada kata yang pantas
menggambarkannya
Hanya saja mungkin kau butuh kata
Mungkin juga kau butuh alasan
Memaknai artimu lewat bait kata
Memaknai kebersamaanmu lewat
sajak
Bersama aku yang selalu
disampingmu
Kukatakan aku
tak punya kata menggambarnya
Aku tak punya
tinta dan lembaran yang pas
Terlalu banyak
hal yang tak kau ketahui
Sebab aku takkan
mampu menuliskan ini
Terlalu banyak
dan takkan mungkin muat untuk itu
Kau selalu bilang menulislah
untukku
Tapi kuhanya terdiam dan
tersenyum
Sembari menghayalkan dirimu
Kuingat pelangi yang kau goreskan
tepat dihatiku
Takkan ada tinta yang pas
menggambarkan pelangi itu
Lembarannyapun takkan muat
Pelanginya terlalu besar dan
begitu indah
Bahkan pelukispun takkan mampu
menggambarkannya
Aku
memang jarang menulis untukmu
Dan
Aku juga bukan penulis yang handal
Bukan
pula penyair dengan sajak sastranya
Tapi
kucoba untuk menulismu
Lewat
hati dan lekukan senyumanmu
Lewat
jiwa dan indah matamu
Jangan Tanya
kenapa? …. AIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar