Entah mengapa mataku belum bisa terpejam malam
ini,mungkin karena perutku kembali keroncongan. Tikus?? Huft„seekor pun
tak kudapatkan seharian ini. Sebenarnya aku juga sudah bosan dengan
tulang belulang ikan yang terdapat di container samping rumah sebelah.
Selain baunya yang amis, rata-rata ikan mereka adalah ikan kering
sehingga rasa asinnya membuatku mual. Rumah yang kudiami pun tak pernah
mengizinkanku masuk hingga ke dapurnya. Pintunya tertutup rapat
buatku,tapi tidak untuk si tikus-tikus yang menggoda itu.
Aku melompat menyeberangi tiang rumah yang rendah
lalu memanjat pohon rambutan yang berdekatan dengan genteng rumah. Malam
ini,aku memilih tidur di sini. Membuang segala keresahanku
dengan mengeong sekeras-kerasnya,tidak peduli dengan manusia manusia
yang terganggu karena suaraku yang merdu ini. Kemudian tertidur
melupakan perutku yang keroncongan sejak tadi sore.
Tanpa sadar aku melirik ke arah jendela kamar
lantai 2 yang berdekatan dengan pohon rambutan itu. Wow..terbuka!! apa
yang menyebabkan pemilik kamar itu membukanya?? apakah kepanasan??
hoho„memang hawa malam ini terasa sangat meresahkan..aku menghampiri jendela itu
Hap..!! akhirnya aku memanjatnya.niatku untuk tertidur pupus sudah..
Hei„gadis itu sudah terlelap rupanya. Padahal tiap
tengah malam aku selalu memperhatikannya masih sibuk mngutak atik leptop
sambil mendengarkan lagu mellow..yeah„manusia remaja masa sekarang
tidak gaul bila tidak galau. Aku melewati dengan pelan bantal demi
bantal yang menghalangi langkahku untuk turun dari tempat tidur ini.
Takut,jika saja gadis ini bergerak dan menyentuh cakarku. Oh tidak„bisa
saja aku dimutilasi atau djadikan soto”kucing” atau juga bakso “kucing”
kucing bakar„kucing goreng„panggang..dan..
Ahh„ngayall..
Hoammmm…!!!
Aku terkaget gadis itu baru saja menguap lalu
mengganti posisi tidurnya..untunglah ia tidak membuka mata . dengan
gesitnya aku berhasil melewati tempat tidur itu dan turun berlari
melewati anak tangga yang sunyi mncari di mana arah dapur rumah ini..??
Aku melihat tungku itu di atas meja ruang makan. Yeah..aku mencoba mengais-ngais makanan di dalammya. Huft„ternyata tungkunya besi„sulit untuk membukanya.
“cica„?? Kau itu..??”
Gawat„suara ibu gadis itu mengagetkanku. Aku
mengurungkan niat untuk mengambil ikan yang sudah tercium baunya sejak
tadi. Aku kembali berlari menyusuri tangga dan keluar menuju jendela
kamar itu. Perlahan aku melompat ke kasur dan melewati bantal-bantal itu
lagi,ups„ tak sengaja cakarku tersangkut di kelambu gadis itu. Secepat
kilat aku berusaha melepaskannya..huft„sia-sia.tak sengaja aku mengeong
pelan„karena kukuku terasa sakit.,akhirnya aku bisa terlepas dari
jaring-jaring itu..
Tiba-tiba Gadis itu membuka matanya.. OMG..!!!
“HUSHHH…HUSH….!!!” Gadis itu mengambil bantalnya
dan memukulku pelan..ia mengusirku..entah dapat kekuatan dari mana aku
memanjat tiang-tiang kecil berlubang jendela itu. Aduhh„sial.aku tak
bisa turun..
“ishhh„hush„hus„” gadis itu masih saja mengusirku
dengan wajah ngantuk sekaligus shocknya..aku melihat dari arah bawah ia
meraba-raba bantal dan meraih handphonenya..wah„ia memotretku„entah
bagaimana gaya yang kupasang ini.
“meoonggggggg..!!!!” aku terbanting keluar dari
jendela ini dengan selamat. Meskipun harus merasakan semua otot-ototku
nyeri. Lain kali aku tak mau lagi melakukan hal konyol seperti ini. Aku
hanya berharap semoga mata hati mereka terbuka dengan menerima sosok
kucing kurus seperti ku di rumahnya yang sejuk ini.
Kantuk pun mulai menyergap Okeh„aku juga sudah lelah dengan petualangan konyol ini.
***
Sinar matahari menyilaukan pandangan, mengusik
pagi, dan membuat buluku mengkilap namun tidak untuk untuk tubuhku
yang telah kehilangan tenaga akibat belum makan. Dari kejauhan seekor
tikus tersayangku dengan santainya berlalu di depanku dan turun melewati
pagar rumah. Aku mengikutinya dan bersiap=siap
menerkamnya„huuft„akhirnya sarapan juga..
Tiba-tiba langkahku terhenti ketika melihat gadis
itu tengah mengenakan sepatu dan berlari ke motornya. Sempat kudengar
percakapan gadis itu bersama orang tuanya yang tengah menikmati
secangkir kopi dan Koran pagi.
“bertengkarka tadi malam sama kucing pak„gara-gara
kulupa tutup jendelaku..sempatji ku video gayanya waktu manjat di
jendela,tapi gelapki„ndak kentara…….”
“nassami cica dodoll..ka malam -___-“

Tidak ada komentar:
Posting Komentar