Sabtu, 19 April 2014

Cat in the dark (alayistory)


Entah mengapa mataku belum bisa terpejam malam ini,mungkin karena perutku kembali keroncongan. Tikus?? Huft„seekor pun tak kudapatkan seharian ini. Sebenarnya aku juga sudah bosan dengan tulang belulang ikan yang terdapat di container samping rumah sebelah. Selain baunya yang amis, rata-rata ikan mereka adalah ikan kering sehingga rasa asinnya membuatku mual. Rumah yang kudiami pun tak pernah mengizinkanku masuk hingga ke dapurnya. Pintunya tertutup rapat buatku,tapi tidak untuk si tikus-tikus yang menggoda itu.
Aku melompat menyeberangi tiang rumah yang rendah lalu memanjat pohon rambutan yang berdekatan dengan genteng rumah. Malam ini,aku memilih tidur di sini. Membuang segala  keresahanku dengan mengeong sekeras-kerasnya,tidak peduli dengan manusia manusia yang terganggu karena suaraku yang merdu ini. Kemudian tertidur melupakan perutku yang keroncongan sejak tadi sore.
Tanpa sadar aku melirik ke arah jendela kamar lantai 2 yang berdekatan dengan pohon rambutan itu. Wow..terbuka!! apa yang menyebabkan pemilik kamar itu membukanya?? apakah kepanasan?? hoho„memang hawa  malam ini terasa sangat meresahkan..aku menghampiri jendela itu
Hap..!! akhirnya aku memanjatnya.niatku untuk tertidur pupus sudah..
Hei„gadis itu sudah terlelap rupanya. Padahal tiap tengah malam aku selalu memperhatikannya masih sibuk mngutak atik leptop sambil mendengarkan lagu mellow..yeah„manusia remaja masa sekarang tidak gaul bila tidak galau. Aku melewati dengan pelan bantal demi bantal yang menghalangi langkahku untuk turun dari tempat tidur ini. Takut,jika saja gadis ini bergerak dan menyentuh cakarku. Oh tidak„bisa saja aku dimutilasi atau djadikan soto”kucing” atau juga bakso “kucing” kucing bakar„kucing goreng„panggang..dan..
Ahh„ngayall..
Hoammmm…!!!
Aku terkaget gadis itu baru saja menguap  lalu mengganti posisi tidurnya..untunglah ia tidak membuka mata . dengan gesitnya aku berhasil melewati tempat tidur itu dan turun berlari melewati anak tangga yang sunyi mncari di mana arah dapur rumah ini..?? Aku melihat tungku itu di atas meja ruang makan. Yeah..aku mencoba  mengais-ngais  makanan di dalammya. Huft„ternyata tungkunya besi„sulit untuk membukanya.
“cica„?? Kau itu..??”
Gawat„suara ibu gadis itu mengagetkanku. Aku mengurungkan niat untuk mengambil ikan yang sudah tercium baunya sejak tadi. Aku kembali berlari menyusuri tangga dan keluar menuju jendela kamar itu. Perlahan aku melompat ke kasur dan melewati bantal-bantal itu lagi,ups„ tak sengaja cakarku tersangkut di kelambu gadis itu. Secepat kilat aku berusaha melepaskannya..huft„sia-sia.tak sengaja aku mengeong pelan„karena kukuku terasa sakit.,akhirnya aku bisa terlepas dari jaring-jaring itu..
Tiba-tiba Gadis itu membuka matanya.. OMG..!!!
“HUSHHH…HUSH….!!!” Gadis itu mengambil bantalnya dan memukulku pelan..ia mengusirku..entah dapat kekuatan dari mana aku memanjat tiang-tiang kecil berlubang jendela itu. Aduhh„sial.aku tak bisa turun..
“ishhh„hush„hus„” gadis itu masih saja mengusirku dengan wajah ngantuk sekaligus shocknya..aku melihat dari arah bawah ia meraba-raba bantal dan meraih handphonenya..wah„ia memotretku„entah bagaimana gaya yang kupasang ini.
“meoonggggggg..!!!!” aku terbanting keluar dari jendela ini dengan selamat. Meskipun harus merasakan semua otot-ototku nyeri. Lain kali aku tak mau lagi melakukan hal konyol seperti ini. Aku hanya berharap semoga mata hati mereka terbuka dengan menerima sosok kucing kurus seperti ku di rumahnya yang sejuk ini.
Kantuk pun mulai menyergap Okeh„aku juga sudah lelah dengan petualangan konyol ini.

***
Sinar matahari menyilaukan pandangan, mengusik pagi, dan membuat buluku mengkilap namun tidak untuk untuk tubuhku yang telah kehilangan tenaga akibat belum makan. Dari kejauhan seekor tikus tersayangku dengan santainya berlalu di depanku dan turun melewati pagar rumah. Aku mengikutinya dan bersiap=siap menerkamnya„huuft„akhirnya sarapan juga..
Tiba-tiba langkahku terhenti ketika melihat gadis itu tengah mengenakan sepatu dan berlari ke motornya. Sempat kudengar percakapan gadis itu bersama orang tuanya yang tengah menikmati secangkir kopi dan Koran pagi.
“bertengkarka tadi malam sama kucing pak„gara-gara kulupa tutup jendelaku..sempatji ku video gayanya waktu manjat di jendela,tapi gelapki„ndak kentara…….”
“nassami cica dodoll..ka malam -___-“
image

Tidak ada komentar:

Posting Komentar